Launching aplikasi My blue bird

Dulu sih kalo pesan taksi harus lewat telepon, atau kalau semisal lagi di jalan, kita tinggal melambai sama taksi yang kebetulan lewat. Tapi itu so oldies banget yah. Sekarang kan jamannya teknologi yang serba berbasis online. Jadi semua harus tersedia dalam genggaman, tinggal pencet-pencet semua tersedia di depan mata.

Hal itulah yang menjadi alasan diluncurkannya aplikasi My blue bird dari Blue bird Group. Aplikasi berbasis online yang menyediakan sarana lengkap untuk memesan taksi. Tinggal klik klik, taksi sudah hadir di depan mata. Tapi tunggu dulu, apa bedanya dengan jenis transportasi online lainnya, yuk kita simak…

Aplikasi My Blue Bird ini pada dasarnya sama dengan aplikasi sarana transportasi online lainnya. Aplikasi ini sudah tersedia di Playstore dan juga iOs. Saat membuka aplikasi akan muncul lokasi tempat kita berada, setelah itu kita tinggal memasukkan tempat tujuan kita. Lalu kita klik tanda book, dan sesegera mungkin muncul nomor taxi  yang akan datang, beserta identitas sopirnya. Perbedaannya dengan transportasi online lainnya yaitu nomor handphone pelanggan tidak muncul di perangkat Mobile Data Terminal (MDT) yang ada di mobil. Ini berarti nomor pelanggan tidak diketahui oleh pengemudi sehingga lebih menjamin privasi pelanggan. Itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang biasanya terjadi pada jenis transportasi online lainnya.

Kelebihan lainnya, dengan aplikasi my blue bird ini kita bisa melakukan lebih dari satu pemesanan dan memesan taksi untuk keesokan harinya. Hal ini mungkin berguna sekali saat kita akan ada kepentingan tertentu pada jam-jam sibuk, yang terkadang sangat sulit untuk menerima booking. Jadi pastikan untuk memesan satu hari sebelumnya.

Rasanya tidak afdol juga kalau kita tidak mencoba aplikasi my blue bird ini. Jadi saat itu kami diajak bermain game bersama blue bird group. Dengan menggunakan aplikasi layanan ini kami diajak berkeliling kota Makassar menggunakan taksi blue bird. Setiap kelompok beranggotakan 4 orang dan dibekali voucher taksi senilai 150 ribu rupiah. Kami mengunjungi 5 ikon kota Makassar seperti Museum kota, Lapangan Karebosi, Monumen Mandala, Benteng Fort Rotterdam dan yang terakhir Masjid Amirum Mukminin di Pantai Losari.

Sambil berjelajah kota, kami diminta untuk mengambil foto selfie dan wefie terbaik kami. Mau liat foto-foto keren kami? Ini nih…

Wefie di Museum Kota
Foto di Lapangan Karebosi, trus lanjuuutt…
Masjid Amirul Mukminin di Pantai Losari
Destinasi terakhir di Benteng Fort Rotterdam

Senangnya lagi kelompok kita berhasil jadi juara 1 dalam games ini. Alhamdulillahhhh… berkat kerja keras yang kompak yah teman-teman?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here